Sidamulih.desa.id, Lidi daun kelapa kini jadi primadona dalam pembuatan piring organik. Sejumlah masyarakat kembali menggunakan piring lidi, terutama rumah makan khas daerah. Ini peluang pasar yang sangat bagus untuk menjadikan lidi sebagai usaha rumahan.

“Peluang pasar ini sedang kami garap. Bahan baku dan tenaga kerja di desa kami sangat melimpah. Karena itulah bekerjasama dengab Bumdes menggelar pelatihan anyaman piring lidi kepada semua lapisan masyarakat,” ujar fasilitator Desa Sidamulih, Kec. Pamarican, Aman (47), Kamis (24/1/2019).]

Menurut Aman, selain palatihan untuk masyarakat biasa, pihaknya juga mengadakan pelatihan khusus disabilitas. Tujuannya agar penyandang disabilitas juga berkarya dan bersaya dalam bidang usaha. “Kamis (24/1/2019) hari ini adalah pelatihan terakhir untuk penyandang disabilitas,” ujar Aman.

Dikatakan, pelatihan anyaman piring lidi ini digelar di Balai Dusun Malabar dengan menghadirkan para pelatih profesional. Semua terlaksana berkat Bumdes Sidamulih.

“Usai pelatihan diharapkan para penyandang disabilitas bisa mandiri dan menjadi pengrajin anyaman yang profesional. Dengan demikian kelak ekonomi mereka meningkat, “ujar Aman.

Pemuda pelopor desa, Taryana, mengatakan, pihaknya mendukung sekali kegiatan Bumdes yang mau memfasilitasi pelatihan ketrampilan kepada masyarakat.

“Kami tidak harus merantau ke kota kalau di desa semua bisa dijadikan lahan usaha yang mapan. Banyak bahan baku dan tenaga kerja yang bisa digerakkan. Kelak desa kami bisa menjadi pusat produksi piring lidi,” kata Taryana. (man)**